Minggu, 24 April 2016



Pagi dan Malam

Mungkin...
Aku dan kamu....
Kita bagaikan....
Sang Pagi dan Sang Malam...
Aku merindukanmu..
Ingin melihatmu...
Namun saat aku ada...
Kamu terlelap seperti gelapnya malam...
Ketika kamu terjaga...
Aku akan tenggelam bersama sinarnya senja...
Ketika kamu melihat Sang Matahari...
Aku hanya bisa menatap Rembulan...
Dan kamu tahu apa yang tidak bisa dilakukan pagi....
Membunuh  malam...
Karena pagi tak akan pernah bertemu sang Malam....
Dan sang malam itu adalah kamu...
Mungkin...
Kisah kita tidak akan bisa bersatu..
Dan tak kan mungkin bisa berakhir...
Karena kita tidak akan pernah bertemu....

Jumat, 22 April 2016

Maafkanlah saya...

Maafkanlah saya yang tak pernah sempurna sering menorehkan luka
Walaupun semua itu dilakukan dengan tidak sengaja..
Maafkanlah saya yang tak sempurna sering menyakiti hati
Walaupun semua itu dilakukan hanya untuk membela diri
Maafkanlah saya yang tak sempurna
Yang sering mengungkit-ungkit masa lalu
Padahal kita sudah jauh sekali meninggalkan masa lalu..
Maafkanlah saya yang tak sempurna
Sehingga sering menumbuhkan rasa tak percaya...
Maafkanlah saya yang tak sempurna selalu menyalahkan yang lainya
Saya tak pernah berkaca pada diri saya
Saya hanya mau menyalahkan orang lain dan juga keadaan yang ada
Maafkanlah saya
Ketika saya merasa  bersalah dan mau meminta maaf
Itu tandanya saya sudah menerima segala kesalahan saya
Dan menanggung kosekuensi yang sudah saya lakukan
Saya menerima dengan sepenuh hati
Bahwa hidup mengajarkan saya untuk berlapang dada
Dengan kesalahan orang lain maupun kelalaian saya
Semoga dengan adanya saling memaafkan hidup kita akan menjadi berharga
Bahwa hati juga berhak menerima
Damai yang ada di dalam jiwa...
maafkan saya....

Senin, 25 Juni 2012

BERMAIN BAGI ANAK USIA DINI

A. MAKNA DAN SUBTANSI BERMAIN Anak usia dini sangat memerlukan keleluasaan dan kebebasan untuk bergerak dan beraktivitas melalui bermain. Aktivitas gerak bagi anak dapat diwujudkan dalam berbagai ekspresi diri. Ekspresi diri anak dituangkan anak dalam berbagai permainan yang mereka sukai. Imajinasi mereka yang tinggi membuat apa saja benda disekitar mereka menjadi bahan menarik untuk dijadikan sebuah permainan. Secara tidak langsung ini akan menumbuhkan kreatifitas anak dalam mengembangkan daya pikirnya serta pengetahuannya. Bermain bagi anak selayaknya dapat bernuansa kesenangan (pleaure), Kesantaian (relaxation). Bermain harus membangkitkan kesadaran anak yang menyenangkan (Sense of enjoyment). Menurut Harun (2009) makna yang terkandung dalam bermain ialah suatu kegiatan yang memberikan pengalaman pada anak untuk membangun dunianya sendiri yang dapat dihuni sambil terus memekarkannya melalui berbagai fungsi mental dan emosional. Harun (2009) bermain harus memiliki setidaknya lima unsur penting yaitu: 1. Bertujuan mencari kepuasan 2. Bebas dan dapat memilih atas kemauan sendiri 3. Menyenangkan dan dapat dinikmati oleh anak 4. Memunculkan khayalan dan daya imajinatif anak 5. Dilakukan secara tepat (DAP), aktif dan sadar. Seifert dan Hoffnung (dalam Harun, 2009:81) memaknai bermain jika bermain itu memiliki enam unsur, yaitu (1) bermanfaat bagi anak, (2) beorientasi pada proses aktifitas, (3) menyenangkan anak, (4) berbeda dari realitas, (5) mempunyai aturan yang fleksibel, (6) anak terlibat secara langsung. Bermain menurut Proebel (Umansky, 1985:404) bermain adalah bentuk ekspresi diri anak terhadap lingkungannya dalam berbagai perbuatan dan gerakan yang melibatkan aktifitas gerak dan psikis yang menyenangkan dan bermanfaat secara keseluruhan. B. TUJUAN DAN MANFAAT BERMAIN Bermain merupakan aktivitas penting yang harus dilakukan anak usia dini dan termasuk anak taman kanak-kanak. Dengan bermain anak-anak akan bertambah pengalamannya dan pengetahuannya,dan menurut (Geogarkis, 2005) sangat mendorong anak untuk membangun konsep dan pemahaman suatu konteks. Bermain juga memberikan kesenangan dan efektifitas pengalaman belajar, dan stimulus berpikir anak (Light, 2002; Mitchell, 2005, dalam Geogarkis, 2005). Menurut Kirk & Mac Phail (2002) bermain juga melibatkan tingkat kognitif, persepsi, pemecahan masalah dan respon terhadap berbagai isyarat. Betapa pentingnya bermain bagi pertumbuhan anak, dengan bermain anak terangsang emosinya, sosialnya, daya pikirnya, fantasi dan imajinasinya. Dengan demikian bermain bagi anak merupakan wahana untuk 1. Menemukan dan mengenali lingkungannya serta dirinya 2. Membangun konsep 3. Meningkatkan kecerdasan kognitif 4. Meningkatkan kecerdasaan social dan emosional 5. Bereksperimen dan bereksplorasi Oleh karenanya, cara belajar bagi anak usia dini dan termasuk anak taman kanak-kanak yang paling efektif adalah melalui bermain. Bermain juga memiliki manfaat yang strategis untuk perkembangan anak. Dalam konteks bermain, menurut Freman (1996:147) bukan hanya merupakan suatu hiburan dan rekreasi, melainkan juga memungkinkan anak belajar secara emosional maupun intelektual. Dari segi emosional, anak akan dapat memainkan berbagai aspek kehidupan yang sebenarnya belum dipahami sehingga ia bisa tahu apa yang terjadi dan dapat menghadapinya dengan mudah dan percaya diri. Dari segi intelektual, bermain dapat membuat anak menyerap berbagai informasi baru dan kemudian memanipulasinya sehingga cocok dengan apa yang telah diketahui anak. Masih bertalian dengan manfaat bermain , Ismail (2006:17) mengemukakan manfaat bermain adalah: 1. Penyaluran energi berlebih yang dimiliki anak 2. Sarana untuk menyiapkan hidupnya kelak 3. Pelanjut citra kemanusiaan 4. Membangun energi yang hilang 5. Memperoleh kompensasi yang tidak diperolehnya 6. Melepaskan perasaan emosinya, dan 7. Member stimulus pada pembentukan kepribadian Mengacu pada pembahasan tujuan dan manfaat bermain, maka menurut Harun, dkk (2009) bermain dapat bermanfaat bagi anak taman kanak-kanak yaitu untuk: 1. Belajar ingin tahu segala sesuatu dari apa yang ada di lingkungannya 2. Melatih emosional dan sosialnya 3. Membangun komunikasi dan kerjasama antar anak 4. Membangun fantasi dan imajinasi 5. Santai, rileksasi dan puas 6. Melatih kreativitas berpikir dan berbuat 7. Melatih konsentrasi mereka. Oleh karena pentingnya manfaat bermain, para pendidik dan orang tua hendaknya membimbing dan mengarahkan jalannya proses bermain sehingga tidak menghambat jalannya fantasi anak. Yang penting bagi anak bukanlah alat bermain yang lengkap, tetapi kesempatan dan tempat untuk bermain secar bebasdan leluasa untuk beraktivitas. Bertalian dengan manfaat bermain dan bimbingan bagi anak dalam proses berlangsungnya permainan, ada bebebapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut: 1. Apakah suasananya ceria 2. Apakah pengalaman-pengalaman yang diberikan kepada anak bersifat mendorong dan merangsang 3. Apakah guru terlatih untuk suatu permainan itu 4. Apakah lembaga sekolah terorganisir dengan baik 5. Apakah kegiatan yang dipilih dalam bermain itu logis 6. Apakah suasananya hangat dan penuh kasih sayang 7. Apakah anak merasa tentram dan senang 8. Apakah hubungan antara guru dan anak-anak tampak saling dekat satu sama lain
C. KARAKTERISTIK BERMAIN ANAK USIA DINI
Perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini berada dalam masa dan kurun waktu yang sangat kritis artinya jika masa ini tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan optimal maka boleh jadi akan sangat mengganggu terhadap masa depan mereka kelak. Hasil penelitian Rinso (An, 2006) menunjukkan bahwa Indonesia berada pada urutan terendah dalam kemampuan fisik dan bermain anak. Hal ini berarti menunjukkan bahwa resiko jangka panjang bagi suatu generasi bangsa manakala orang tua melarang dan membatasi gerak fisik dan psikologis anak-anak. Dengan demikian, bermain harus diberikan kepada anak-anak secara bebas dan leluasa, di rumah maupun di sekolah. Kebebasan dan keleluasaan dimaksudkan ialah bermain yang memenuhi karakteristik bermaian anak (DAP) yaitu: 1. Tempat bermain 2. Model bermain 3. Sarana dan alat bermain 4. Jenis jenis bermain yang sesuai dengan umur kronologis 5. Jenis kelamin anak 6. Sesuai dengan kebutuhannya Dalam karakteristik bermain, Dwiyanti (2001) menegaskan bahwa anak bermain dalam tiga ruang bermain utama yaitu 1. Lingkungan sekolah 2. Lingkungan ruang selama perjalanan pulang sekolah 3. Lingkungan disekitar rumahnya Karakteristik bermain dalam penelitian Smith, Garvey, Rubin Fein, Vanderberg ( dalam Ismail, 2006:20) menegaskan sebagai berikut: 1. Dilakukan berdasarkan motivasi intrinsik 2. Perasaan orang yang bermain diwarnai oleh emosi emosi yang positif 3. Adanya fleksibilitas yand ditandai dengan mudahnya kegiatan beralih dari suatu aktivitas kepada aktivitas yang lainnya. 4. Lebih menekankan pada proses berlangsung daripada hasil 5. Bebaskan anak memilih 6. Mempunyai kualitas pura-pura Dengan demikian, karakteristik bermain menjadi suatu substansi yang sangat urgen bagi guru dan pembimbing anak taman kanak-kanak untuk memahaminya dan menentukan, dan merencanakan apakah suatu aktivitas yang dilakukan anak itu bertegorikan bermain atau bukan bermain. Sebab manakala aktivitas bermain lebih condong pada kegiatan bekerja, maka menjadi terampaslah hak bermain bagi anak. Anak tidak lagi merasa menikmati kegiatan bermain secara enjoyable, relaxationable, pleasureable, melainkan menjadi tertekan dan terpaksa dengan bermain macam aturan yang harus dipatuhi, sehingga hilanglah rasa senang dan keceriaan mereka. DAFTAR PUSTAKA Harun Rasyid, dkk. 2009. Assesment Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta : Multi Pressindo

Kamis, 29 Maret 2012

Kado Terindah ^^

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat dan tak perlu membeli! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah yang tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi. 1. KEHADIRAN Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian. 2. MENDENGAR Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya. 3. D I A M Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli. 4. KEBEBASAN Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Maknakebebasan bukanlah, " Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan. 5. KEINDAHAN Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga
merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya. 6. TANGGAPAN POSITIF Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan. 7. KESEDIAAN MENGALAH Tidak semua masalah layak menjai bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini 8. SENYUMAN Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ? " Mutiara Hikmah" by Ahmad Muqafi

Senin, 19 Maret 2012

A LETTER FROM GOD

Saat kau bangun dipagi hari, Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepadaKu, walaupun hanya sepatah kata, meminta pendapatKu atau bersyukurkepadaKu atas sesuatu hal indah yang terjadi didalam hidupmu
kemarin, tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.

Aku kembali menanti. Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sediki waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk.

Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu. Aku berpikir engkau ingin berbicara kepadaKu tetapi engkau berlari ke telepon dan menelepon seorang teman untuk mendengarkan gosip terbaru.

Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.

Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang kesekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara kepadaKu dengan lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau tidak melakukannya.

Tidak apa-apa. Masih ada waktu yang tersisa, dan Aku berharap engkau akan berbicara kepadaKu, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan. Setelah beberapa hal tersebut selesai engkau kerjakan, engkau menyalakan televisi, Aku tidak tahu apakah kau suka menonton televisi atau tidak, hanya saja engkau selalu kesana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa
memikirkan apapun hanya menikmati acara yang ditampilkan.

Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKu. Saat tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada
keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tak lama kemudian. Tidak apa-apa karena mungkin engkau tidak menyadari bahwa Aku selalu hadir untukmu.

Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. Aku bahkan ingin mengajarkanmu bagaimana bersabar terhadap orang lain.Aku sangat mengasihimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata, doa atau pikiran atau
syukur dari hatimu.

Baiklah... engkau bangun kembali dan kembali Aku akan menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiKu sedikit waktu. Semoga harimu menyenangkan. Yang selalu menyertaimu setiap saat, ALLAH
SWT.

NB. Apakah kau memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini kepada orang lain yang kau sayangi


Oleh : Anonim ^^

Kamis, 20 Oktober 2011

Doa yang Indah

DOA YANG INDAH
Aku meminta kepada Allah untuk menyingkirkan penderitaanku.
Allah menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau mengalahkannya.

Aku meminta kepada Allah untuk menyempurnakan kecacatanku.
Allah menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.

Aku meminta kepada Allah untuk menghadiahkanku kesabaran.
Allah menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak dihadiahkan, itu
harus
dipelajari.

Aku meminta kepada Allah untuk memberiku kebahagiaan.
Allah menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat.Kebahagiaan adalah tergantung padamu.

Aku meminta kepada Allah untuk menjauhkan penderitaan.
Allah menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat
padaKu.

Aku meminta kepada Allah untuk menumbuhkan rohku.
Allah menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk
membuatmu berbuah

Aku meminta kepada Allah segala hal sehingga aku dapat menikmati
hidup.
Allah menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada Allah membantuku mengasihi orang lain, seperti Ia
mengasihiku.
Allah menjawab.., akhirnya kau mengerti.

HARI INI ADALAH MILIKMU JANGAN SIA-SIAKAN .
Bagi dunia kamu mungkin hanyalah seseorang, Tetapi bagi seseorang kamu
adalah dunianya


------------------------
By : Anonim

Minggu, 06 Maret 2011

Atas Nama Cinta

Aku dilahirkan atas nama cinta.



Cinta membawaku ke dunia dan memperlihatkanku keindahan nirwana. Saat aku mulai berjalan aku berusaha belajar bahasa yang hanya dikatakan oleh jiwa. Saat aku tahu arti sebuah rasa, kucoba untuk mencari makna. Aku berjalan menyusuri waktu, kuhabiskan hari-hariku dengan liku-liku hidup yang ada di lenganku. Saat rasa itu membuka mata, ia tunjukan cahaya bintang. Kugantungakan mimpi untuk memikinya. Kubuat bangku untuk aku berpijak namun tanganku tak sampai jua untuk meraihnya, bangkuku semakin reot. Aku berharap tumbuh sayap untuk terbang, tapi sayapku tak kunjung datang, bintangku semakin menjauh, aku lelah menggapai, aku lelah bermimpi, aku lelah memandang. Kini mataku mencari suatu mutiara, namun tak kunjung ku temukan jua. Kususuri bumi, kuselami samudra, kudaki gunung, namun tak jua ketemukan sebuah nama. Kini aku hanya menunggu keajaiban datang, kutundukan wajah dan berdo’a. berharap saat membuka mata bintang ada di tangan dan mutiara ada dihadapan
Cinta adalah anugrah yang tak ternilai harganya, saat kau pandang dia akan kau temukan surga dunia, saat kau sentuh tangannya kau merasa bisa menghentikan badai yang melanda. Saat kau kecup keningnya kau merasa berdiri di istana raja dengan tahta dan tiaranya.
Kolom Pakar:: VISI, BUKAN ILUSI
James R. Lucas

Hal utama yang kita perlukan adalah kebenaran (truth). Kebenaran - pemahaman yang jernih dan memadai atas kenyataan - merupakan kunci keberhasilan organisasi, team, hubungan, dan karier. Dalam kenyataannya, titik pangkal dari semua pencapaian adalah komitmen tanpa "reserve" pada kebenaran - kebenaran mengenai siapakah iri kita, dimanakah kita sedang berada, kemanakah pasar sedang menuju, apa yang diinginkan oleh konsumen kita, apakah kompentensi dasar kita, apakah keterbatasan kompetensi kita (dan apakah orang lain bersedia membantu kita), dan apa yang sedang dipikirkanoleh karyawan kita.

Musuh dari kebenaran adalah ilusi. Ilusi muncul saat anda menganggap sesuatu itu benar; padahal tidak benar sama sekali atau hanya sebagian benar. Seringkali - bahkan selalu - berhubungan dengan harapan kita yang keliru. Hanya dengan melihat secara jernih dan menyingkirkan ilusi-ilusi, khususnya ilusi yang fatal, akan memungkinkan anda meraih tujuan-tujuan organisasi, karier dan hidup anda. Namun, celakanya, adalah gampang berpegang pada ilusi. Sedangkan berusaha memecahkan ilusi dan memiliki keberanian untuk melakukannya sangat sulit.

Beberapa ilusi tidaklah berbahaya. Ia hanya mengganggu anda di area yang kecil dalam hidup dan organisasi anda. Seperti misal: "Saya akan bahagia bila saya mendapatkan posisi itu", atau "dengan pakaian ini, orang-orang di kantor akan menghormati saya." Beberapa iSedangkan di bidang organisasi, contoh ilusi yang tidak berbahaya adalah, "membatalkan perayaan perusahaan tidaklah menurunkan moral karyawan", atau "jam karet adalah kebiasaan."

Beberapa ilusi lain cukup berbahaya. Ia akan mengganggu efektifitas usaha anda dalam mencapai goal, meski anda masih tetap dapat meraih beberapa keberhasilan. Ilusi semacam ini mengaburkan karier dan hidup anda. Misal, "belajar tidaklah terlalu penting", atau "jangan khawatir, kita masih bisa melakukan sesuatu atas konsekuensi dari keputusan ini." Pada organisasi, anda masih bisa menjalankan organisasi dengan ilusi semacam ini, seperti isal, "bila saya bisa mengukur kemungkinan itu, saya bisa memanaje-nya", atau "Manajemen itu logis, kita masih tetap bisa mencapai tujuan kita dengan kelemahan-kelemahan ini."

Tipe yang paling buruk dari ilusi adalah ilusi yang fatal, yang cepat atau lambat akan mengakibatkan kehancuran anda. Seperti misal, kehilangan pasar dan pelanggan, penurunan penjualan dan laba dan persolan-persoalan pribadi yang serius. Berikut adalah delapan jenis ilusi yang bila anda memiliki satu saja akan berakibat fatal pada usaha anda. Sedangkan bila anda memiliki dua atau lebih akan menyebabkan kematian usaha.

1--Ilusi Visi
Pendapat "pernyataan misi berarti kita tahu siapakah diri kita" adalah ilusi visi. Padahal, pada kenyataannya, sebagian besar dari pernyataan visi dan misi tidak dipakai sama sekali. Kita jangan mengacaukan visi dengan pernyataan visi. Visi adalah mimpi atau gambaran tentang masa depan yang menuntun kita ke masa depan, bukannya merenggut kita dari masa depan. Pernyataan visi adalah usaha untuk menangkap visi tersebut dalam bentuk kata-kata. Dengan demikian pernyataan visi dapat memunculkan sebuah ilusi. Pernyataan dalam bentuk kata-kata dapat mengaburkan harapan. Bila anda ingin visi anda mempunyai arti penting, daripada mengeluarkan pernyataan visi, mintalah masukan dan keterlibatan karyawan anda dalam organisasi lalu bekerja keras bersama untuk meraihnya. Visi anda harus berkaitan dengan hati dan mimpi dari karyawan anda. Bila ini terjadi, anda memajukan organisasi anda 80% atau lebih.


2--Ilusi Prioritas
Ilusi ini sering dimulai dengan pemikiran bahwa orang lain akan menyusunkan prioritas untuk anda. Pada tingkat organisasi, anda mungkin berilusi bahwa pasar akan membuatkan prioritas-prioritas anda. Padahal, pasar mungkin tidak tahu sama sekali prioritas apa yang inign anda raih, khususnya saat anda sedang berusaha menggali penemuan-penemuan baru di bidang produk dan jasa. Pada tingkat individu, anda mungkin berilusi bahwa anda menunggu manajemen menyiapkan jalan bagi anda. Padahal organisasi seringkali tdak tahu apa yang menjadi keinginan anda, lalu bagaimana mereka bisa menunjukkannya untuk anda. Salah satu prioritas terpenting organisasi adalah memantabkan secara jelas siapakah diri anda dan apakah yang tidak ingin anda lakukan. Sungguh keliru bila anda percaya bahwa hanya karena anda dapat melakukan sesuatu hal dengan baik, maka anda dapat sama baiknya melakukan hal lain yang sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan hal tersebut. Efektifitas menuntut anda untuk memusatkan perhatian pada hasil.

3--Ilusi Kualitas
Salah satu ilusi terbesar dalam konsep mengenai kualitas adalah bahwa kualitas diukur dari perspektif negatif, misal, jumlah cacat produk, jumlah kesalahan, jumlah keluhan konsumen. Padahal, esensi kualitas adalah hasil positif apakah yang bisa diraih. Kita menipu diri sendiri bila membuat sebuah keputusan hanya dengan berdasarkan data atau contoh kecil atau kesan yang keliru. Barangkali itu disebabkan karena kita percaya bahwa orang lebih suka menghindari penderitaan ketimbang meraih keberhasilan. Sehingga kita lebih shuka memusatkan perhatian pada sisi negatif daripada sisi positif. Ingatlah, kualitas adalah atribut positif, maka bicaralah, ukurlah dan sampaikanlah dengan istilah-istilah positif. Ukurlah keberhasilan daripada kegagalan, apa yang tercapai bukan apa yang terlewati, kemenangan bukan kekalahan.

4--Ilusi Perubahan
Satu aspek ilusi atas perubahan adalah bahwa perubahan itu buruk. Sebenarnya, perubahan itu tidak baik dan tidak buruk. Semua perubahan adalah buruk jika kita mengabaikannya dan terlindas olehnya. Dan, semua perubahan dapat menjadi baik jika kita siap menghadapinya dan mengeksploitasinya. Ilusi lain adalah pendapat bahwa anda dapat memanajen perubahan. Dapatkah anda mengusahakan sebuah perubahan dan memperhitungkan apa yang akan anda lakukan padanya? Ya! Dapatkah anda mengambil inisiatif saat anda melihat sebuah kesempatan? Tentu saja.Tetapi, untuk memanajenya? Tak mungkin. Langkah paling kritis untuk mengikis ilusi tersebut adalah dengan mengembangkan orientasi positif pada organisasi anda terhadap perubahan. Semua perubahan eksternal, tak peduli betapa pun buruknya, memberikan kesempatan. Sedangkan perubahan internal, bagaimana pun beratnya, merupakan kesempatan untuk bertahan hidup dan tumbuh. Kita biasanya tidak menyukai perubahan, tetapi pada
umumnya menyukai mimpi.

5--Ilusi Perbandingan
Perbandingan merupakan sumber ilusi yang tak pernah habis. Sepanjang anda tampak bisa melakukan sesuatunya lebih baik dari orang lain, anda merasa pasti telah melakukannya dengan baik, karenanya anda tak perlu berubah. Bahkan metode benchmarking dapat menyuburkan ilusi ini, meskipun target perusahaan mungkin ternyata lebih rendah daripada yang diinginkan pasar, atau mereka melakukannya dengan keliru. Mengapa muncul ide bahwa membandingkan kita dengan orang lain merupakan langkah sukses dalam menjalankan usaha? Ada satu jawaban yang mungkin, yaitu: rasa takut tertinggal di belakang sehingga banyak orang merasa perlu secara terus-menerus membandingkan dirinya dengan orang lain. Daripada membandingkan diri kita dengan standar praktis industri (atau bahkan dengan mereka yang terbaik), semestinya kita senantiasa bertanya pada diri sendiri, "apa yang bisa kita lakukan lebih baik dari siapa pun?" Para pemimpin perlu menyebarluaskan ide bahwa agar dapat melakukan
terobosan dan memiliki keuntungan kompetitif, kita harus melakukan sesuatu dengan dramatis, bukan dengan membandingkan. Pompalah keberanian karyawan anda untuk menjadi berbeda.

6--Ilusi Manusia
Bila anda percaya bahwa semua orang pada dasarnya baik dan memiliki potensi, anda dapat terjerumus pada jurang organisasi. Anda berilusi bahwa dengan memberikan lingkungan yang lebih baik, lebih memberdayakan orang, dapat memuaskan karyawan. Tapi, bila tidak ada kesesuaian antara orang dengan tugas maka anda akan mengalami kekecewaan. Pada jangka panjang, tidak seorang pun dapat sukses bila pekerjaannya tidak sesuai dengan harapannya. Mengapa terjadi ilusi yang demikian? Dalam budaya yang menekankan pada kemampuan intelektual, kita melakukan kekeliruan bila hanya bertanya apa yang diketahui oleh karyawan, karena pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana mereka berpikir.

7--Ilusi Keterbukaan
Karena informasi adalah kekuatan, orang dapat menggunakannya untuk mengendalikan jalannya organisasi. Mengapa anda ingin menumpuk sekian banyak informasi? Apakah dengan demikian anda menggenggam kekuatan? Padahal sesungguhnya sangat sulit bagi anda untuk mengendalikan adaan dunia yang cepat berubah ini. Persoalan bukanlah bagaimana anda mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya namun bagaimana anda membaginya, dan memilah-milah informasi mana yang patut dibagi di saat yang tepat dan pada orang yang tepat pula. Keterbukaan dengan karyawan akan menumbuhkan kepercayaan, inspirasi, mengembangkan kemampuan mereka untuk tumbuh dan memompa keberanian karyawan untuk mendukung orang lain pula.

8--Ilusi Insentif
Ilusi ini dimulai dari sebuah mitos terbesar manajemen, yaitu "manajer dapat memotivasi karyawan". Kenyataannya, manajer tidak dapat memotuvasi karyawan. Penulis buku "Super Motivation", Dean R. Spitzer menulis bahwa "saat kinerja tinggi tercapai, motivasi harus datang dari dalam diri; bukan dari luar." Bila anda mengkhayal bahwa anda dapat memotivasi orang, anda akan terperangkap pada hambatan yang tidak perlu: yaitu bahwa anda, bukan karyawan anda, bertanggung jawab atas motivasi dan moral karyawan. Ini tidak benar. Cara untuk mengikis ilusi ini adalah dengan menanyakan pada karyawan anda apa yang dapat dilakukan untuk membuka pintu motivasi dirinya sendiri. Pahami apa yang dicari oleh karyawan anda dan bagaimana anda dapat menanggapinya dengan baik.

Kenyataan tidak hadir dengan siap pakai atau tidak dapat diubah sama sekali. Anda menciptakan kenyataan masa depan lewat keputusan anda sekarang. Kalau keputusan anda didasari pada ilusi, anda membangun rumah kertas yang hancur hanya dengan sekali sentuh. Semakin besar ilusi, semakin besar kehancuran. Jadi, obat mujarabnya adalah kebenaran.

(diadaptasi dari "Vision, not Illusion", World Executive's Digest. Ringkasan dari buku "Fatal Illusions", James R., Lucas)

Jumat, 18 Februari 2011

24 Selingan dalam Hidup

24 Selingan dalam Hidup


1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat
merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya
dari alam mimpi dan memeluknya dalam
alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.

3. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan,
pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah
seperti yang kamu inginkan, karena
kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan
untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

4. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup
untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk
membuatmu kuat, kesedihan yang cukup
untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup
untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk
membeli hadiah-hadiah.

5. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang
lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu
lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat
pintu lain yang dibukakan bagi kita.

6. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk
berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan
sepatah katapun, dan kemudian
kamu meninggalkannya dengan perasaan telah
bercakap-cakap lama dengannya.

7. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang telah
kita miliki sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh
benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah
kita miliki sampai kita
mendapatkannya.

8. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain.
Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal
itu menyakitkan hati orang itu pula.

9. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut
perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan
suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada
tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang
penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

10. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita
cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya
menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita
hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita
temukan di dalam dia.

11. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu
memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha
menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir
dalam hidupnya.

12. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan
beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang
yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima
kasih atas karunia itu.

13. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir
seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari
untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu
seumur hidup untuk melupakan seseorang.

14. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis,
mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan
mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang
menghargai pentingnya orang-orang yang
pernah hadir dalam hidup mereka.

15. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah,
romantika dan masih tetap peduli padanya.

16. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika
kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan
mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya
dan kamu harus melepaskannya.

17. Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh
dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air
mata.

18. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap
sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih
percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka
yang masih mencintai sekalipun pernah
disakiti hatinya.

19. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak
mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki
keberanian untuk mengutarakan cintamu
kepadanya.

20. Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada
masa lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus
dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan
sakit hati di masa lalu.

21. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika
kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika
kamu masih merasa sanggup, jangan pernah mengatakan
kamu tidak mencintainya lagi jika
kamu masih tidak dapat melupakannya.

22. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang
bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu ! Jangan
mengharapkan balasan cinta, tunggulah
sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak,
berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.

23. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi
tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu
harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah
menulikan telinga untuk mendengar dari
orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

24. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di
sekelilingmu tersenyum - jalanilah hidupmu sehingga
pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan
orang-orang di sekelilingmu menangis.



By Anonim....
9 jenis anak setan

Assalamualaikum wbt,
Simpanlah baik2 email ini dan sebarkan pada rakan2 anda sebagai peringatan kita setiap hari dimana syaitan2 kurang ajar ini mengganggu hidup harian yang mungkin selama ini kita tidar sedar hasutan mereka. Sampaikan kepada sekelian muslimin/muslimat yang lain semoga menjadi pedoman hidup hingga keakhir hayat , Insya'Allah .

Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :

1. Zalituun
Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat. Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.

2. Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A'awan
Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.

4. Haffaf
Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (cth: disko, kelab mlm & tempat yg ada minuman keras).

5. Murrah
Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour etc.

6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari kata-kata mulut.

7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH...)
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumahtangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga lagi).

8. Walahaan
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yg lain.

9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari. Dan yang terakhir ni yang paling teruk! (SCROLL DI BAWAH)

10. Isetan.
Sebuah pasaraya yg terkemuka di seluruh duniawi. terdapat di sekitar Lembah klang, singapore, Beijing &..... Kebaikan: Memberi potongan harga pada Karnival jualan

Keburukan: Melalaikan manusia bershopping sehingga lupa waktu sembahyang dan lupe yg lakinya dah tunggu kat kereta. Pesanan ; Shopping tu agak2 sikit, jangan sampai berlebih2an pulak. Membazir itulah
sebenarnya amalan Syaitan

11. Hindusetan
Nie mereka2 yg menonton criter hindustan, sampai masuk waktu sembahyang, maseh menyonggol depan tv.....kapala keluar tanduk, tak sedar.......jadi lah hindusetan!!!


sumber : Mutiara HIkmah by Ahmad Mufaqi

Selasa, 02 Maret 2010

AIR MATA SANG PENGANTIN

 

Semua bersorak sorai, mereka semua sedang bergembira ria. Kedua mempelai berada di atas pelaminan dengan hiasan-hiasan mewah dan bunga-bunga yang diatur sedemikian rupa menimbulkan bau yang semerbak  harumnya. Ruangan yang luas itu sesak dipenuhi para undangan yang datang, semua tamu menyalami kedua mempelai tanpa terkecuali. Waktu beranjak dan terus berlalu, pesta semakin ramai dan meriah. Sang mempelai wanita yang rupawan mengamati pemandangan itu dengan tatapan mata yang kosong, entah apa yang sedang dipikirkan oleh Sang Mempelai wanita. Matanya yang redup memancarkan kekecewaan dan kesedihan yang mendalam seperti sang bumi yang kelihangan cahaya mataharinya.

Sang Mempelai perempuan terus mencari-mencari ke segala arah ruangan dan para undangan yang hadir, Ia berharap  sangat berharap datang seseorang yang akan menyelamatkan hidupnya, seseorang yang penting karena bisa menggerakan detak jantungnya, memberi udara untuk bernapas dan menjadi masa lalu maupun masa depannya. Nasiblah yang membawa Sang Gadis mengapa dia bisa berdiri di pelaminan dengan seseorang yang asing dan sama sekali tidak di kenalnya. Pria disampingnya hanya pria yang terpilih oleh kedua orangtuanya, meskipun Sang Gadis menolak, membangkang  maupun mengancam semua tidaklah ada gunanya. Yang terlihat sekarang hanyalah keputusasaan yang menyiksa karena sang penyelamat hati tidak akan datang dan seberapapun dia berharap semua akan berakhir dengan kekalahan. Tapi tenyata Tuhan berkehendak lain, seorang pemuda yang gagah datang dengan kemeja birunya berjalan menuju pelaminan dengan ketenangan dan kesabaran yang mempesona. Seketika itu juga wajah Sang mempelai wanita yang tadi kusut musam seperti benang kusut berubah berbinar-binar seperti anak kecil yang diberi mainan.

Sang Gadis memanggil salah seorang temannya yang ada di dekat pelaminan, dan berkata, “  Wahai Sonja sahabatku, tolong berikan surat ini kepada pemuda yang memakai kemeja biru itu dan bilang padanya agar membalas suratku secepatnya karena ini sangat penting. Aku mohon tolong jangan beritahukan pada siapa-siapa karena ini adalah kehormatanku yang terakhir”. Teman mempelai menenangkan Sang Gadis dengan berkata, “  Jangan khawatir wahai Jasmine , aku tidak akan menghianatimu, surat ini akan sampai padanya dan Ia akan membalas suratmu.  Kupertaruhkan  hidupku untuk memperlancar semua ini”.  Sang Gadis pergi dengan tergesa-gesa untuk memberikan surat itu pada Sang Pemuda, dan setelah berada di dekat Sang Pemuda yang berbaju biru Sang Gadis berkata.” Wahai pemuda, ada surat untukmu, ini dari sang mempelai, tolong kau baca dengan teliti dan segeralah membalasnya karena sang mempelai  tidak bisa menunggu terlalu lama”.

 

 

Sang Pemuda mampak sedikit terkejut dengan surat yang dibacanya, wajahnya hanya menunduk   tanpa sepatah katapun keluar dari bibirnya. Selang beberapa saat setelah membaca surat, Sang Pemuda berkata pada Sonja dengan suara lirih seperti bisikan keluar dari relung-relung jiwa Ia berkata, “ Aku akan menunggu dia di taman bunga”. Setelah berkata demikian, Sang Pemuda itu bangkit dari tempat duduknya pergi meninggalkan pesta yang semakin meriah dan beranjak pergi menuju ke arah taman bunga. Sonja langsung berlari dan memberitahukan kepada Jasmine apa yang dikatakan oleh Sang Pemuda. Melihat hal itu Sang Mempelai langsung pergi tanpa menoleh lagi ke belakang, dia tidak peduli walaupun Sang Mempelai pria berteriak-teriak memanggilnya. Yang dipikirkannya sekarang adalah bisa bertemu dengan Sang Pemuda, ya benar, hanya Sang Pemuda. Ia mempercepat  langkah-langkah kecilnya menuju taman untuk bertatap muka dengan Sang belahan jiwa yang sudah lama Ia rindukan.

Dengan hati yang berdetak kencang, Ia berkeliling mencari Sang dambaan hati. Dimanakah dia berapa, Saat itu Ia melihat sosok hitam dekat taman bunga yang sudah sangat  dikenalnya, sosok yang dicintainya dan sosok yang selalu diimpikannya. Setelah mendapati dirinya di samping Sang Pemuda, tiba-tiba air matanya tak bisa dibendung lagi karena kebahagiaan yang membuncah. Kemudian dari bibirnya yang indah keluar kata-kata untuk Sang Pemuda, “ Wahai pujaan hatiku, Zaid, kenapa hanya kau diam saja saat melihatku bersanding dengannnya? Kenapa tidak kau bawa aku lari dari pelaminan busuk itu? Tahukah engkau bahwa aku sudah sangat menderita karena harus selalu berbohong? Sebenarnya apa yang engkau lakukan, tolong bawalah aku dari sini dari rumah neraka ini?”. Kata Sang Gadis sambil terisak-isak.

Sang Pemuda hanya berdiam diri, sedang ada peperangan dalam batinnya, apa yang harus dia lakukan, menolong gadis yang sangat dicintainya atau menjaga kehormatan keluarga dan dirinya. Dalam satu sisi Ia ingin menjadi orang yang terhormat tetapi Ia juga tidak dapat membohongi hatinya bahwa Ia akan merelakan apapun untuk kebahagiaan Sang Gadis. Sang Gadis hanya memandang Zaid dengan tetesan air mata yang berderai, “ Jawab aku? Mengapa kau tak bergeming sama sekali? Apakah kau tidak mencintai aku lagi? Jawab aku..??”. Kegembiraan yang tadi muncul berubah menjadi kemarahan yang membara, kesabaran yang ada berubah menjadi kekalutan yang menjadi- jadi.

Kemudian Sang Pemuda memegang pipi Sang Gadis dan memandang mata yang sangat dicintainya dan berkata, “ Pulanglah engkau dalam rengkuhan suamimu, Ia sekarang yang menggantikan aku, pergilah dan lupakan masa lalu kita. Aku mengikhlaskan semua yang terjadi, semua adalah kenangan yang sudah pergi menjadi cahaya-cahaya mimpi. Ku mohon kembalilah dan raihlah kebahagiaanmu, aku juga tidak mau orang-orang melihatmu menangis di sini”.

Sang Gadis bergetar hebat, terlihat kekecewaan dan kepedihan yang mengiris hatinya, “ Aku tidak akan kembali ke rumah itu, selama napasku masih ada aku akan tetap berlari sampai bayangan buruk itu pergi dari hidupku .“ Dengan napas memburu Sang Gadis tetap bersikeras, maka Zaid tak bisa berbuat apa-apa lagi. Dengan suara lemah Ia berkata, “ Wahai Jasmine  sebenarnya tak ada yang bisa abadi dan begitu juga cinta kita, suatu saat kita juga harus berpisah. Cinta sejatimu bukanlah aku, dan rumah itu akan membangun cintamu yang baru. Ku mohon relakanlah semua ini dan semoga bahagia selalu bersamamu”. Sang Pemuda beranjak untuk pergi dari taman itu tetapi terhenti karena suara Sang Gadis yang merintih, “ Kalau memang seperti yang kau inginkan, ijinkan aku mengakhiri hidupku,di depanmu kekasih hatiku, agar orang yang terakhir melihatku adalah seseorang yang paling aku cintai dan lebih berharga dari apaun di dunia ini. Sang Pemuda berlari ke arah Sang Gadis untuk mencegah hal itu terjadi,tetapi sangat disayangkan Jasmine sudah menancapkan piasau yang dibawanya ke jantungnya. Darah sudah keluar dari tubuhnya mengotori pakaian mewah yang dikenakan Jasmine. Sang Gadis yang sudah tergeletak di tanah, dengan kekuatan terakhir berkata kepada Zaid yang mendekatinya, “ Lihatlah kekasihku, setiap tetes darah ini selalu ada namamu, ku persembahkan semua untukmu. Janganlah engkau menyesal dengan apa yang telah terjadi karena aku bahagia bersamamu dan terima kasih untuk semua yang kau beriakan untukku”.  Wajah Sang Gadis yang tadi cantik jelita berubah menjadi pucat pasi menunggu Sang Malaikat Maut menjemput, membawa jiwanya meninggalkan tubuh yang sudah berlumuran darah.” Ha..nya.. ini.. yang ..bisa..aku la..ku..kan un..tuk cin..ta..ku..pa..da..mu dan ingat..lah..a..ku.. baha..gia”. Ucap Sang Gadis untuk yang terakhir kalinya karena setelah itu senyuman Jasmine sudah tidak ada lagi untuk selamanya.Sang Pemuda hanya berdiam diri melihat kekasihnya pergi untuk selamanya

Dalam sekejab Sang Pemuda kehilangan orang yang sangat sangat dicintainya. Kini dia sudah tidak bisa berpikir lagi maka tanpa pikir panjang, pisau yang ada di dada Jasmine diambil dan ditancapkan pada tubuhnya sendiri. Darah segar emngalir tanpa henti dari tubuhnya. Maka dengan kekuatan terakhir, Zaid mendekap dan memegang tangan Sang Gadis erat- erat. Dengan tatapan yang sangat lembut, Ia belai wajah kekasihnya dengan penuh mesra, “ WAhai kekasihku maafkanlah aku karena membohongi hatiku dan tidak bisa memperjuangkan cinta kita di dunia ini. Tetapi ingatlah bahwa hanya tubuh kita yang membusuk di dalam kubur, jiwa kita akan selalu bersama di sana dan kita akan selalu bersama. Selamanya”. Kedua insan itupun meninggalkan dunia ini dengan damai. Mereka bahagia.

                                    NANI HApSARI/ 0817/FIP

Rabu, 17 Februari 2010

Konayuki

Konayuki mau kisetsu wa itsumo sure chigai
Hitogomi ni magirete mo onaji sora miteru no ni
Kaze ni fukarete nita you ni kogoeru no ni

Boku wa kimi no subete nado shitte wa inai darou
Soredemo ichi oku nin kara kimi wo mitsuketa yo
Konkyo wa naikedo honki de omotterunda

Sasaina ii aimo nakute
Onaji jikan wo ikite nado ike nai
Sunao ni nare nai nara
Yorokobi mo kanashimi mo munashii dake

Konayuki nee kokoro made shiroku somerareta nara
Futari no kodoku wo wake au koto ga dekita no kai

Boku wa kimi no kokoro ni mimi wo oshi atete
Sono koe no suru hou he sutto fukaku made
Orite yukitai soko de mou ichi do aou

Wakari aitai nante
Uwabe wo nadete itano wa boku no hou
Kimi no kajikanda te mo nigirishimeru
Koto dakede tsunagatteta no ni

Konayuki nee eien wo mae ni amari ni moroku
Zara tsuku ASUFARUTO no ue shimi ni natte yuku yo

Konayuki nee toki ni tayori naku kokoro wa yureru
Soredemo boku wa kimi no koto mamori tsuduketai

Konayuki nee kokoro made shiroku somerareta nara
Futari no kodoku wo tsutsunde sora ni kaesu kara

Kutipan :

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Jumat, 01 Mei 2009

MATEMATIKA PGSD

Nama : Nani Hapsari
 Nim : 07108248404
 Kelas : S 7D


MATEMATIKA PGSD

       Belajar Matematika akan efektif bila dilakukan dengan suasana yang menyenangkan. Agar dapat memenuhi untuk dapat belajar matematika dalam suasana yang menyenangkan maka guru harus mengupayakan adanya situasi dan kondisi yang menyenangkan, strategi belajar yang menyenangkan dan juga materi yang menyenangkan (tidak terlalu sulit bagi anak didik tetapi menantang). Salah satu hal yang menyenangkan bagi anak SD adalah permainan , karena dunia anak tidak dapat lepas dari permainan. Bagi anak, bermain merupakan salah satu kebutuhan yang penting dan tidak dapat ditinggalkan. Menurut Almadi (2005:105-106), permainan adalah suatu perbuatan yang mengandung keasyikan dan dilakukan atas kehendak sendiri, bebas tanpa paksaan dengan tujuan untuk mendapatkan kesenangan pada waktu melakukan kegiatan. Permainan interaktif merupakan suatu permainan yang dikemas dalam pembelajaran , sehingga anak didik menjadi aktif dan senang dalam belajar. Maka sangat penting bagi kiata untuk mengajar matematika di SD dengan metode permainan agar anak akan senang dengan pelajaran matematika dan anak tidak akan takut lagi terhadap matematika. Jadi metode yang digunakan dalam pembelajaran Matematika di SD agar siswa senang dengan matematika salah satunya adalah metode permainan.

Metode Permainan
Kegiatan Awal
• Berdoa
• Persensi
• Apersepsi
• Guru mengajak anak-anak untuk menyanyikan sebuah lagu yaitu
“Satu- Satu”
Satu-satu aku sayang ibu
Dua-dua aku sayang ayah
Tiga-tiga sayang adik kakak
Satu, Dua, tiga sayang semuanya.
Kegiatan Inti
• Guru membagikan kertas yang berisi angka 1-20 pada semua anak
• Masing-masing anak melihat gambar yang ada di papan tulis (gambar A dan B)
• Siswa melihat angka berapa yang kosong dan mendiskusikan dengan teman angka berapa saja yang harus ditempelkan di depan
• Guru menanyakan pada siswa siapa yang bisa mengisi gambar yang ada titik-titiknya
• Masing- masing siswa yang berani, maju ke depan untuk menempelkan jawaban yang benar
• Jika benar maka mereka akan diberi bintang sebagai hadiah
• Jika salah, mereka akan menyanyi “Balonku ada Lima”, “Tubuh Saya” atau lagu yang mereka sukai tetapi berhubungan dengan angka. Walaupun salah guru akan tetap memberikan bintang sebagai hadiah untuk keberaniannya.

Kegiatan Akhir
• Setelah semua angka sudah di isi, anak mengerjakan evaluasi yang diberikan oleh guru 
• Guru dan murid menyimpulkan tentang urutan bilangan dari 1-20
• Guru memberikan PR kepada murid

• Gambar A 

• Gambar B 


Kamis, 30 April 2009

MAMA


wahai ibuku

Apa yang sedang kau lakukan kini

Aku merindukanmu

Sungguh sangat merindukanmu

Tapi jarak yang memisahkan kita

Ibu....

Betapa aku selalu ingin bersamamu

Hanya 1 permintaanku...

Jika aku ingin selalu bersamamu 

wahai Ibuku

Penjaga jiwaku

Yang tak pernah lekang oleh waktu

Aku akan slalu menyayangimu 

IBUKU

Semua ada

Semua hilang

Semua hampa

Semua kecewa

Perasaan apa yang sekarang ada di benakmu

Apa yang kau inginkan?

Maukah kau membaginya untuk orang lain atau

mau kau simpan sendiri?

semua ada pada keputusanmu

Dan percayalah semua keputusan yang kamu ambil

adalah sebuah keputusan terbaik...